Tips Sukses Usaha Warung Kelontong

Tips Sukses Usaha Warung Kelontong

Sebelum membahas tips sukses usaha warung kelontong, mari kita tengok di sekeliling kita. Masa pandemi sudah berjalan 3 tahun, kondisi ekonomi meskipun sudah mulai bergerak ke arah yang lebih baik, namun tidak sedikit yang masih kurang beruntung, beberapa diantara pekerja yang di phk belum kembali bekerja, pilihan terbaiknya adalah menjalankan usaha. Melihat peluang yang bagus, banyak yang melirik menjadi penjual online.

Semua berlomba-lomba mencari pembeli di dunia maya, baik melalui social media, platform marketplace, maupun yang membuat website penjualan sendiri. Selain dengan berjualan online, ada lagi usaha yang layak dilirik juga, yaitu berjualan dengan membuka toko kelontong. Tidak semua orang suka berbelanja secara online, bahkan beberapa yang suka belanja online pun untuk beberapa produk lebih suka belanja di toko atau warung karena alasan tertentu.

Baca juga:
Tips Sukses Jualan Pulsa dan Kuota Data
10 Tips Memulai Bisnis Online Untuk Pemula

Kalau Kamu tertarik untuk memulai usaha toko atau warung kelontong, berikut ini ada tips membuka toko kelontong yang perlu Kamu ketahui:

Tips Sukses Usaha Warung Kelontong

  1. Lakukan riset

Kamu bisa melakukan riset kecil-kecilan, produk apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat di sekitarmu, jika modal terbatas, Kamu bisa memulainya dengan produk-produk yang paling dibutuhkan setiap hari, seperti: sabun, odol, minyak goring, dan lain-lain, dengan modal terbatas, Kamu bisa memilih produk yang paling banyak dicari dan produk yang cepat laku terlebih dahulu. Jika sudah cukup dikenal dan ada modal lebih, bisa menambah produk-produk pelengkap yang biasanya agak lama lakunya namun menghasilkan margin yang lebih besar.

  1. Lokasi Toko

Untuk memulai dengan modal yang minim Kamu bisa membuka toko di area rumah terlebih dahulu, sehingga meminimalkan pengeluaran untuk sewa tempat. Selain itu, di lingkungan rumah, tentu saja pelanggannya adalah orang-orang yang cukup mengenal.

  1. Menyimpan Barang di Tempat yang Aman

Sediakan sedikit tempat untuk menyimpan barang agar barang tidak cepat rusak, susun barang sehingga Kamu bisa lebih mudah untuk mencari barang yang dibutuhkan oleh pelanggan. Jangan lupa secara rutin dirapihkan dan dibersihkan terutama sebelum membuka toko dan menutup toko.

  1. Mencari Supplier yang Tepat

Tepat tidak harus murah, meskipun hal tersebut merupakan salah satu pertimbangan utama. Pertimbangkan juga untuk menilai kualitas produk-produk yang disediakan termasuk waktu kadaluarsa dari barang-barang yang disediakan. Tidak kalah pentingnya jarak tempuh, harga murah jika jarak tempuh cukup jauh dan menyulitkan dalam transportasi bisa jadi akan menghambat dalam pengadaan barang.

  1. Layanan Terbaik untuk Pelanggan

Ramah dan respon yang cepat, tentu akan membuat pembeli senang. Toko yang berada di sekitar rumah, sering kali terlihat tidak dijaga oleh pembeli. Biasanya pemilik toko ada di dalam rumah mengerjakan aktivitas lain atau sedang menunggu sambal istirahat. Hal ini seringkali membuat pelayanan jadi lambat dan bisa ditinggalkan pembeli.

  1. Promosi

Perlu juga untuk memperkenalkan tokomu dengan berbagai kegiatan promosi yang akan terlihat oleh pembeli yang sedang melintas, sehingga msekipun tidak berniat untuk berkunjung ke tokomu, akan mencoba mampir karena melihat promo yang menarik.

Demikian sedikit tips membuka toko kelontong, semoga bermanfaat. Di lain kesempatan kita akan mengulas barang apa saja yang bisa di jual di toko kelontong

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top